| No | Kode Wilayah Kecamatan | Kecamatan | Tenaga Kesehatan | Jumlah | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dokter Spesialis | Dokter Umum | Dokter Gigi Spesialis | Dokter Gigi | Kesehatan Masyarakat | Kesehatan Lingkungan | Gizi | Perawat | Bidan | Tenaga Teknis Kefarmasian | Apoteker | Ahli Teknik Labotorium Medik | Tenaga Teknik Biomedika Lainnya | Keterapian Fisik | Keteknisian Medis | ||||
| 1 | 63.71.01 | Banjarmasin Selatan | 17 | 58 | 2 | 21 | 21 | 14 | 29 | 286 | 120 | 61 | 0 | 0 | 51 | 11 | 48 | 739 |
| 2 | 63.71.02 | Banjarmasin Timur | 34 | 42 | 7 | 10 | 22 | 8 | 16 | 190 | 57 | 48 | 0 | 0 | 76 | 8 | 38 | 556 |
| 3 | 63.71.03 | Banjarmasin Barat | 59 | 53 | 3 | 8 | 15 | 11 | 21 | 242 | 108 | 58 | 0 | 0 | 52 | 6 | 37 | 673 |
| 4 | 63.71.04 | Banjarmasin Utara | 21 | 42 | 1 | 10 | 24 | 13 | 39 | 441 | 112 | 84 | 0 | 0 | 63 | 10 | 56 | 916 |
| 5 | 63.71.05 | Banjarmasin Tengah | 116 | 315 | 24 | 43 | 35 | 31 | 62 | 1.196 | 251 | 179 | 0 | 0 | 201 | 28 | 116 | 2.597 |
| 6 | - | SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN | 62 | 198 | 3 | 142 | 108 | 18 | 6 | 255 | 143 | 630 | 0 | 0 | 77 | 36 | 50 | 1.728 |
| - | - | 309 | 708 | 40 | 234 | 225 | 95 | 173 | 2.610 | 791 | 1.060 | 0 | 0 | 520 | 99 | 345 | 7.209 | |
Catatan :
<p data-start="131" data-end="234"><strong data-start="131" data-end="142">Sumber:</strong><br data-start="142" data-end="145"> Data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) Kota Banjarmasin Tahun 2025.</p><p data-start="131" data-end="234"><br></p> <p data-start="236" data-end="733"><strong data-start="236" data-end="251">Keterangan:</strong><br data-start="251" data-end="254"> • Tenaga kesehatan termasuk yang memiliki ijazah pascasarjana dan doktor.<br data-start="327" data-end="330"> • Pada penghitungan jumlah dan rasio di tingkat kabupaten/kota, tenaga kesehatan yang bertugas di lebih dari satu tempat hanya dihitung satu kali.<br data-start="476" data-end="479"> • Berdasarkan Petunjuk Teknis Profil Kesehatan Tahun 2025, tenaga kesehatan<b> <span data-start="555" data-end="567">Apoteker</span> dimasukkan ke dalam kelompok <span data-start="597" data-end="619">tenaga kefarmasian</span>, sedangkan <span data-start="631" data-end="675">Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM)</span> dimasukkan ke dalam kelompok <span data-start="705" data-end="732">tenaga teknik biomedika</span>.</b></p>
<p data-start="131" data-end="234"><strong data-start="131" data-end="142">Sumber:</strong><br data-start="142" data-end="145"> Data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) Kota Banjarmasin Tahun 2025.</p><p data-start="131" data-end="234"><br></p> <p data-start="236" data-end="733"><strong data-start="236" data-end="251">Keterangan:</strong><br data-start="251" data-end="254"> • Tenaga kesehatan termasuk yang memiliki ijazah pascasarjana dan doktor.<br data-start="327" data-end="330"> • Pada penghitungan jumlah dan rasio di tingkat kabupaten/kota, tenaga kesehatan yang bertugas di lebih dari satu tempat hanya dihitung satu kali.<br data-start="476" data-end="479"> • Berdasarkan Petunjuk Teknis Profil Kesehatan Tahun 2025, tenaga kesehatan<b> <span data-start="555" data-end="567">Apoteker</span> dimasukkan ke dalam kelompok <span data-start="597" data-end="619">tenaga kefarmasian</span>, sedangkan <span data-start="631" data-end="675">Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM)</span> dimasukkan ke dalam kelompok <span data-start="705" data-end="732">tenaga teknik biomedika</span>.</b></p>
Definisi Operasional
| No | Variabel | Definisi Operasional |
|---|---|---|
| 1 | Kode Wilayah Kecamatan | Sistem penomoran atau kodefikasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengorganisir wilayah administrasi pemerintahan di tingkat Kecamatan secara hierarkis dan terstruktur |
| 2 | Kecamatan | Nama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah |
| 3 | Tenaga Kesehatan | Sumber daya manusia kesehatan yang memiliki pendidikan, kompetensi, dan kewenangan untuk memberikan pelayanan kesehatan |
| 4 | Jumlah | Total banyaknya unit atau entitas yang dihitung berdasarkan kriteria tertentu dalam suatu periode waktu dan wilayah yang ditentukan |