| No | Uraian | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Surplus Realisasi Anggaran Tahun 2025 | 467.474.479.848,47 |
| 2 | Penerimaan Pembiayaan Daerah - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya | 105.550.494.734,92 |
| 3 | Pengeluaran Pembiayaan Daerah - Penyertaan Modal Daerah | 35.000.000.000 |
| 4 | Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 | 538.024.974.583,39 |
| - | 1.146.049.949.166,78 |
Catatan :
Rumus SILPA = Surplus Realisasi Anggaran Tahun 2025 + <span style="font-family: sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400;">Penerimaan Pembiayaan Daerah </span>- Pengeluaran Pembiayaan Daerah
Rumus SILPA = Surplus Realisasi Anggaran Tahun 2025 + <span style="font-family: sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400;">Penerimaan Pembiayaan Daerah </span>- Pengeluaran Pembiayaan Daerah
Definisi Operasional
| No | Variabel | Definisi Operasional |
|---|---|---|
| 1 | Uraian | Pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan, pengeluaran pembiayaan, serta sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) dalam satu tahun anggaran |
| 2 | Jumlah | total banyaknya unit atau entitas yang dihitung berdasarkan kriteria tertentu dalam suatu periode waktu dan wilayah yang ditentukan. |