| No | Kode Wilayah Kecamatan | KECAMATAAN | Luas Panen (Ha) | Produktivitas (Ton/Ha) | Produksi (Ton) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 63.71.01 | Banjarmasin Selatan | 1,31 | 5,19 | 5,88 |
| 2 | 63.71.02 | Banjarmasin Timur | 351,50 | 5,97 | 1,81 |
| 3 | 63.71.03 | Banjarmasin Barat | 20 | 5,23 | 104,60 |
| 4 | 63.71.04 | Banjarmasin Utara | 236 | 5,24 | 1,07 |
| 5 | 63.71.05 | Banjarmasin Tengah | 0 | 0 | 0 |
| - | - | 608,81 | 21,63 | 113,36 |
Catatan :
Definisi Operasional
| No | Variabel | Definisi Operasional |
|---|---|---|
| 1 | Kode Wilayah Kecamatan | Sistem penomoran atau kodefikasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengorganisir wilayah administrasi pemerintahan di tingkat Kecamatan secara hierarkis dan terstruktur. |
| 2 | KECAMATAAN | Nama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah. |
| 3 | Luas Panen (Ha) | Luas panen tanaman pangan adalah ukuran dari total area lahan pertanian yang digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan dalam satu periode panen tertentu. Data ini penting untuk mengukur produksi pertanian suatu wilayah dan memantau ketersediaan makanan bagi penduduk. |
| 4 | Produktivitas (Ton/Ha) | produktivitas dalam pertanian adalah banyaknya produk usaha tani yang diperoleh dalam rentang waktu tertentu. Satuan yang banyak digunakan adalah ton per tahun atau kg per tahun, tergantung dari potensi hasil setiap jenis komoditi. |
| 5 | Produksi (Ton) | Dalam pertanian, produksi adalah banyaknya produk usaha tani yang diperoleh dalam rentang waktu tertentu. Satuan yang banyak digunakan adalah ton per tahun atau kg per tahun, tergantung dari potensi hasil setiap jenis komoditi. |